(Optika Fisis Bagian V) Polarisasi (Pengkutuban)

Polarisasi adalah peristiwa perubahan arah getar gelombang cahaya yang acak menjadi satu arah getar.

Polarisasi dapat diakibatkan oleh pemantulan (Hukum Brewster)

 

tg ip = n2/n1

ip + r = 90º

ip = sudut polarisasi

 

Polarisator karena penyerapan selektif

 

I = ½ Io cos² q

q = sudut antara analisator dan polarisator
Io = Intensitas yang datang
I = Intensitas yang diamati

 

Polarisasi karena pembiasan ganda, terjadi pada hablur kolkspat (CaCO3), kuarsa, mike, kristal gula,topaz, dan es.

Contoh:

1. Pada interferensi Young dipergunakan sinar dengan panjang gelombang 5000 Angstrom. Jarak kedua celah 1 mm, jarak layar ke celah 1 m. Berapakah jarak antara pita terang pertama den pita terang keenam?

Jawab:

Selisih pita terang keenam (m6) dan pertama (m1) : m = m6 – m1 = 5
P.d / 1 = (2m) ½ l = p . 10-3/1 = (2.5) . ½ . 5000 . 10-10 ® 
p = 25 . 10-4 m = 2,5 mm

2. Cahaya putih diarahkan ke kisi yang memiliki 5000 goresan/cm. Hitunglah sudut difraksi orde ke-2 untuk cahaya merah yang panjang gelombangnya 800 nm!

Jawab:

Konstanta kisi (jarak antara dua celah) ® d = 1/5000 cm = 2.10-6 m

Rumus kisi difraksi :

l = d sin q

2 . 800 . 10-9 = 2.10-6 . Sin q ® Sin = 0.8 ® q 53

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s