Lima Fakta tentang iPhone Milik Apple

Apple menjadi salah satu fenomena dalam dunia teknologi saat ini. Semenjak kemunculan iPhone generasi pertama pada tahun 2007, produk dari Apple ini menjelma menjadi smartphone paling dicari di dunia. Bahkan setiap peluncurannya, orang rela antre dan menunggu beberapa hari.

Namun, di balik popularitasnya tersebut, terdapat fakta yang tak banyak diketahui publik. Fakta-fakta tersebut pun akan membuat Anda cukup geleng-geleng. Berikut ini adalah lima fakta iPhone yang dikutip dari Mashable.

1. Saat ini total telah terjual lebih dari 250 juta unit iPhone di dunia. Jika seluruh iPhone tersebut disatukan, maka setiap warga di Indonesia masing-masing akan mendapatkan satu unit iPhone.

2. Apple dan Samsung merupakan dua perusahaan yang saling berkompetisi. Namun, di balik kompetisi tersebut, dua perusahaan ini pun menjalin kerja sama. Hal itu terbukti dengan penyediaan stok chip serta komponen lain dari iPhone yang diperoleh Apple dari Samsung.

3. Untuk membuat sebuah iPhone, Apple membutuhkan 200 paten serta 156 supplier yang tersebar di tiga benua. Dengan lokasi supplier yang berbeda tersebut, tak mengherankan jika iPhone dibanderol dengan harga yang mahal.

4. Tahukan Anda bahwa iPhone dibangun dengan menggunakan sembilan mineral yang jarang ditemui di Bumi? Kebanyakan mineral tersebut hanya terkonsentrasi di satu tempat dan 90 persen di antaranya ditambang di Cina.

5. Dari sekian banyak komponen pada iPhone 5, layar 4 inci merupakan komponen paling mahal. UBM TechInsight memperkirakan bahwa untuk mendapatkan satu unit layar, Apple harus mengeluarkan uang sebesar $44 USD.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s